Makhluk-Makhluk Mitologi Korea Selatan Yang Mendunia

Makhluk-Makhluk Mitologi Korea Selatan Yang Mendunia

Suatu negara pasti memiliki ciri khas budaya yang berbeda, tak terkecuali di Korea Selatan. Perjalanan panjang sejarah Korea Selatan yang didominasi oleh ajaran agama Buddha dan unsur-unsur adat istiadat di negara ini ternyata melahirkan berbagai makhluk mitologi yang unik dan menarik untuk dibahas. Makhluk mitologi ini sangat beragam seperti dewa-dewa, hantu, monster, dan naga.

Dan ada berbagai macam makhluk mitologi yang dipercaya oleh masyarakat Korea Selatan, yang mana diantaranya adalah sebagai berikut.

Dokkaebi

Makhluk mitolgi Korea Selatan yang sangat terkenal adalah Dokkaebi atau kita biasa menyebutnya dengan goblin. Bahkan ada drama-drama sukses di Korea yang menampilkan sosok dokkaebi ini.

Dokkaebi adalah makhluk mitos Korea Selatan yang digambarkan sebagai sesosok iblis dan troll yang membawa tongkat pemukul. Dokkaebi ini bertrasnformasi dari benda mati dan bukanlah dewa ataupun roh orang yang sudah meninggal.

Dokkaebi adalah makhluk nakal dan jahil yang suka menghukum orang jahat dan memberikan hadiah kepada orang yang berbuat baik. Tongkat Dokkaebi ini bernama bangmangi dan dipercaya mampu mendatangkan benda apa saja yang mereka inginkan. Selain itu, dokkaebi juga punya topi ajaib bernama damtu yang membuat mereka tak terlihat oleh manusia.

gumiho

Jika di Jepang ada kyubi, di Korea Selatan ada gumiho. Pada dasarnya mereka adalah jenis makhluk mitos yang sama, yaitu rubah berekor 9. Gumiho konon merupakan rubah yang telah hidup selama 1000 tahun dan memiliki kekuatan untuk mengubah wujudnya. Ia bisa berubah menjadi apa saja, dan yang paling sering adalah menjadi wanita cantik.

Orang Korea Selatan percaya bahwa gumiho suka menggoda pria untuk diambil hatinya. Ada pula cerita yang mengatakan bahwa gumiho suka memakan jantung pria. Gumiho ini digambarkan merupakan sesosok siluman jahat setengah rubah setengah manusia yang suka menggali kuburan orang baru meninggal demi memakan hatinya.

Jowangshin

Jowangshin adalah simbol dewa api dan perapian di Korea Selatan. jowangshin telah menjadi salah satu dewa yang populer dan paling banyak dipuja di Korea Selatan selama ribuan tahun lamanya. Ritual pemujaan dewa ini bahkan dijadikan sebuah festifal Jowangshin dan dirayakan dengan menyuguhkan kue beras (tteok) dan buah-buahan di altar.

Munshina

Munshina dalah dewa pintu masyarakat Korea Selatan. Penyembahan terhadap dewa pintu ini paling banyak ditemukan di Pulau Jeju. Munshin di Pulau Jeju dikenal dengan nama Munjeon. Masyarakat Pulau Jeju percaya bahwa ada 2 dewa pintu yaitu Ilmushin (dewa pintu depan) dan Dwitmushin (dewa pintu belakang). Ritual penghormatan terhadap dewa pintu ini dikenal dengan nama Munjeonje dan dilaksanakan pada bulan Januari atau Maret.

Teojushin

Teojushin adalah dewa pelindung tanah atau rumah yang dibangun di atasnya. Teojushin juga dikenal luas dengan nama Jishin atau dewa bumi.

Haechi

Haechi adalah makhluk mitologi Korea Selatan yang sangat terkenal. Bahkan, makhluk mitologi ini telah dijadikan sebagai maskot ibukota Korea Selatan yaitu Seoul sejak tahun 2009. Versi China dari Haechi ini bernama Xiezhi, sedangkan dalam beberapa bahasa Korea lainnya disebut dengan Haetae atau Haitai.

Haechi sebenarnya merupakan binatang campuran antara singa dan anjing penjaga. Haechi memiliki tanduk di tengah kepala. Haechi ini sering diartikan sebagai simbol keadilan dan kerap muncul di berbagai arsitektur bangunan era Joseon.

Selama pembangunan Istana Gyeongbok, arsitek menganjurkan untuk menempatkan sebuah patung Haechi di depannya agar terhindar dari bencana kebakaran. Patung Haaechi ini dianggap juga bisa mengusir semua pertkalian buruk dan perubahan yang mengganggu.

Share This

Related Posts

10 Mitos Yang Paling Populer Di Korea Selatan

10 Mitos Yang Paling Populer Di Korea Selatan

March 27, 2017

Annyeong haseyo Sobat Buyonghwa, demam K-Pop telah lama merebak hingga ke Indonesia. Banyak remaj...

Read More
Keren, Ini Dia Asal Mula Ritual Gembok Cinta Di Korea Selatan

Keren, Ini Dia Asal Mula Ritual Gembok Cinta Di Korea Selatan

March 28, 2017

Annyeong haseyo Sobat Buyonghwa, jika Kalian tengah berkunjung ke Korea, tak lengkap rasanya bila...

Read More

About the Author

Asmara

Asmara

Nothing about Asmara.

Add your comment

Partners